Senin, 21 Oktober 2013

Hilang Mutiara syurga

Ku pandang wajahmu
Airmata pun mengalir
mengikuti langkah jejakmu.

Tak sanggup membendung air mata
Betapa pahitnya terima semua ini
Engkau mutiara surga
Dan penerang untuk semua

Uhibbuki fillah.
Terbesik di hatiku
Tak sanggup beban ini
Ku pikul

Detik itu
Darah berhenti mengalir
Jantung tak lagi berdetak
Sakit batinku
Dengar kabar duka ini

Lagi.lagi
Allah mengambilnya dari kami
Sungguh!
Itu petanda buruk untuk dunia

Sadarlah!
Takkan kembali mereka pergi
Dunia penuh Kehampaan dan penipuan
Jiwa kan ternodai bila tak di bersihkan

Kepada siapa lagi berharap
Bila bukan pada diri ini
Tak sanggup mereka selalu mengingatkan kita
Jika terjadi hal yang sama

Dengan mereka aku bahagia
Untuk mereka aku berduka
Hilanglah mutiara surga
Namun takkan hilang di dalam jiwa
syeikh ramadhan al buthi 
 syeikh ramadhan al buthi
padang - aceh,22 maret 2013
dinda anira(cut nurmuthaharah)

hanya memikirkan



Masa remaja itu memang masa yang penuh rasa yang bergejola di jiwa,heran melihat bnyak orang yang sering melabuhkan rasa hatinya kepada sosok yang belum jadi imamnya di kelak hari nantinya,kita tak tau apa isi hati setiap orang,,hanya saja banyak kita lihat  belum terkontrol rasa hatinya ke pada lawan jenis,,,
Kita sering terpesona kepada orang  berparas rupa yang begitu sempurna,kita juga ikut merasakan getaran hati yang sebenarnya bunyian nafsu yang membawa kita ke jalan yang berbelok daripada kebenaran
Hati kita juga sering terbeli oleh kebaikan seseorang yang membawa kita terbang ke angkasa,yang pada hakikatnya semua itu adalah punya ALLAH,dan seharusnya ALLAH lah yang pantas di cintai lebih dari segalanya..