Jangan Jatuh Cinta Tapi Bangun Cinta...
Jatuh cinta.. apaan tuh cinta ? (ah maenya teu terang, eta gening cinta teh Cileuh Na Mata, ckckck ..
.
Hmm.. Temen2 pernah jatuh ga ? gimana coba rasanya..?? gedebugg.. aw.. aw.. haduh.. jatuh itu pasti sakit kan?
Sama halnya jatuh cinta, ternyata sakit ya. hiks..hiks..
Jika dia jauh., kita merasa galau, rindu, kita merasa khawatir karena takut kehilangan, mimpi dan segala aktifitas selalu ada bayangnya. huff... mengganggu juga ya..
Hmm.. Lagi-lagi kadang kita merasa cemburu jika dia begitu dekat dengan oranglain..
Ah, entahlah, perasaan apa ini namanya, batinku berkata, CEMBURU MENGURAS HATI...
Sesekali ku intip dinding akun pesbuknya, beeeeuuuhh, ada kiriman dari lelaki lain..
Ku tetap berhusnudzan saja ah, temennya mungkin, padahal dalam hati mah cemburu tingkat propinsi, hehe..
Do'aku, semoga Allah menjaganya.. melindunginya..
Semoga dia bisa menjaga hatinya untukku, kutitipkan satu cinta pada-MU ya Allah..
Ku tak mau jatuh, lebih baik bangun..
Mamun saat ini, Allah tau keadaanku belum siap maka.. bersabarlah.. berpuasalah..
Yahh.. ibarat puasa, maka kita akan sangat senang saat berbuka puasa, ya kan, bener teu ?
Makanya jangan berbuka sebelum waktunya, ntar pahala puasanya ga dapet lho
Ya allah.. Biarlah sakit ini untuk sementara waktu, karena jika memang ditakdirkan bersatu, maka kelak yang akan ditemui adalah kebahagiaan yang akan indah pada waktunya.
Aku punya ALLAH, dan Allah membuat aturan, Jadi, aku harus menuruti aturan ALLAH, bukan menuruti semua kehendak nafsu?
Karena pilihanku berbeda dengan pilihan mereka..
Jika mereka memilih untuk bertemu, maka aku memilih untuk bertemu dengan Allah dalam sujudku, dalam 1/3 malam heningku bertemu berdua dengan Allah.
Jika mereka memilih untuk merindui, maka aku memilih untuk rindu dengan membaca surat cinta dari Allah yg bernama Al-Qur'an..
Jika mereka memilih ingat pada seseorang yg akhirnya mengusik tidurku, maka aku memilih untuk ingat dan menyebut dia dalam istikharahku bersama Asma Allah..
Ya rabbi.. jika ku rindu padanya, hiburlah aku dengan beribadah kepadaMU, sibukkan aku dengan amalan yg bermanfaat, senantiasa memperbaiki diri.
Ya rabb.. rasa ini anugrah atau ujian ? untuk menguji keimananku, menguji kecintaanku padaMU, ku teringat sebuah janji allah Yang di Lauh Mahfudz telah terpatri jelas dan rapi...
Apakah benar dia orang yg kau pilihkan untuku ?
Akankah kami bertemu duhai Rabbi?
Pertemuan yang Kau ridhai, menuju kebahagiaan dan kehidupan kekal nan abadi, yg Jawabannya masih kunanti, tapi alhamdulillah sedikit demi sedikit jawaban dariMU sudah mulai kurasakan.. Allahu Akbar...
Kadang ku berpikir, dan berteriak keras: "Lupakan dia!" lalu Tak lama berselang hati menjawab, "Jangan! Harapan itu ada, nyata, walaupun kemungkinannya nyaris tak dirasa..."
Apa yang harus kulakukan ya Allah, Rasa ini terus bermetamorfosa, entah ia masih bernama kagum, ataukah sudah cinta ?
Jika memang dia orangnya, dekatkan, permudah segala urusan kita berdua, tanpa ada kecewa, beban, juga mati rasa akan harapan...
Tapi jika bukan, jauhkan! Kumohon, jauhkan ia sejauh-jauhnya,
Maka biarkan cintaku hanya berlabuh kepada cinta yang Allah pilihkan untukku, biarkan hati kami hanya untuk masing-masing jodoh yang telah kau gores di Lauh Mahfudz itu..
Tapi ya Rabb.. jika memang bukan dia, kenapa dia masih ada? rasa ini masih nyata, bahkan semakin besar? rasanya aku menemukan Asma-MU dihatinya, karena itu aku ingin menemuiMU, bersamanya...
Rabne bana di jodi... hihihi.. tau ga? kalau ga tau kasian deh lho
Allahu Rabbi..
Jika memang ini takdirku, takdir kami, dekatkanlah kami dgn caraMU dan skenarioMU, ku serahkan urusan cintaku padaMU, biarkan Allah yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya..
Hati ini hanya ingin berlabuh pada cinta sejati, yaitu dalam kehalalan cinta yang nyata yang terbangun dalam sebuah kesucian pertemuan cinta, dalam sebuah akad yang direstui...
Ya allah.. ku tak mau jatuh cinta, lebih baik bangun cinta, hingga cinta itu kekal sampai ke surga berikan aku cinta yang Kau titipkan, bukan cinta yang pernah ku tanam, jika cinta yg ku punya saat ini adalah titipan dariMU, jadikan ini untuk motivasi dan semangat untuk meraih CintaMU, maka beri aku kekuatan untuk menjaga amanahMU ini, sampai nanti tiba waktu yg tepat, dimana kuncup itu menjadi mekar, berbunga dan berbuah di ladang kesabaran cinta yg sesungguhnya dalam ikatan suci pernikahan.
Sekali lagi,, titip.. titip satu cintaku ini ya Allah :)
SETIA FURQON KHOLID