Jumat, 25 April 2014

Bintang 3

wah. . .
ada bintang..
aku harap bintang itu yang ada 3
membagi senyuman lewat cahaya. . .

indah...
karena sinarnya
membaluti hatiku. . .
dan ku Tahu...
meski kadang tertutup oleh Awan..

Namun Bintang 3 akan bersinar..
yaaa angka 3 ...
senyumanku takkan terlepas. . .
bintang ini akan selalu 3
berturut-turut...
bersinar bersama...
selalu...bersama...

harapku pada bintang 3 sangat besar...
ingin selalu menunggu malam
takkan hampa langit jika ada bintang 3
yakinku takkan Pudar dalam bathinku

ku berharap bintang 3 uga tak lepas tersenyum padaku.
^_^

padang_aceh
01/04/2014
catatan Dinda Anira. ^_^
Buat Yang Tercinta

Akan Ku genggam Cinta ini erat-erat
Meski kadang longgar, tapi takkan ku biar putus
Meski terjatuh ku tetap ‘kan Bangun

Takkan Goyah
Takkan Pernah Ku lepas
Aku menyayangi,
Hanya Semata mengharap
Bunga kebahagiaan yang mekar di wajahnya

Aku mencintai sepenuh jiwa,
Sampai Batas Waktu yang Allah berikan
Tiap detik bahkan kedipan mata
Ku takkah berhenti mendoakan
Dan Tak mengharap lebih

Hanya saja ingin melihat rasa manis senyuman
Dari orang yang ku CINTAI

Meski Ku tahu,
Hakikatnya tak ada yang milik kita
Seutuhnya..
Tak ada..
Meski tak ada yang bisa perbuat
untuk kebahagiaan yang Ku cintai
Namun setidaknya aku takkan pernah
Lupakan doa yang ku panjatkan,
SELAMANYA..

Terimalah, hadiah yang kecil ini
Meski tak sesegar dan seindah
Telaga Kautsar di syurgaNya

#cacatan hati Dinda Anira
 7 Maret 2014

Senin, 27 Januari 2014



My moment sad
 
Saat terlelap, aku berpaling dari keinginan
Aku di hantui, rantai nur itu sudah longgar
Padahal aku mau ia tetap erat
Di tubuhku
Saat jiwa ini mulai tersapu
Ku memandang Ombak-ombak biru yang temani buih lautan
Ku tatap sunset yang begitu merona
Indah..
Namun hatiku tetap gersang
Aku di tegur dalam kelalaian
Sebentar kemudian
Aku datang, saatku butuh
Terlalu banyak warna
Hingga tak indah di pandang
Terlalu terdiam
Hingga ketinggalan bakat yang ada
Aku,aku adalah sebiji nyawa yang terpasung
Di dalam manusianya
Hatiku pun terpasung oleh warna hitam di padang sahara
Sejenak terpikir….
Aku,aku,aku
Apa yang akanku raih?
saat hatiku terpasung oleh beragam warna…

padang _aceh
tanggal ?_? *lupa
karena ini terselip di antara catatan memoryku..

Selasa, 21 Januari 2014


Jangan Jatuh Cinta Tapi Bangun Cinta...

Jatuh cinta.. apaan tuh cinta ? (ah maenya teu terang, eta gening cinta teh Cileuh Na Mata, ckckck .. 
.
Hmm.. Temen2 pernah jatuh ga ? gimana coba rasanya..?? gedebugg.. aw.. aw.. haduh.. jatuh itu pasti sakit kan?

Sama halnya jatuh cinta, ternyata sakit ya. hiks..hiks.. 

Jika dia jauh., kita merasa galau, rindu, kita merasa khawatir karena takut kehilangan, mimpi dan segala aktifitas selalu ada bayangnya. huff... mengganggu juga ya..

Hmm.. Lagi-lagi kadang kita merasa cemburu jika dia begitu dekat dengan oranglain..
Ah, entahlah, perasaan apa ini namanya, batinku berkata, CEMBURU MENGURAS HATI... 

Sesekali ku intip dinding akun pesbuknya, beeeeuuuhh, ada kiriman dari lelaki lain.. 
Ku tetap berhusnudzan saja ah, temennya mungkin, padahal dalam hati mah cemburu tingkat propinsi, hehe..

Do'aku, semoga Allah menjaganya.. melindunginya..
Semoga dia bisa menjaga hatinya untukku, kutitipkan satu cinta pada-MU ya Allah..

Ku tak mau jatuh, lebih baik bangun..

Mamun saat ini, Allah tau keadaanku belum siap maka.. bersabarlah.. berpuasalah..

Yahh.. ibarat puasa, maka kita akan sangat senang saat berbuka puasa, ya kan, bener teu ?

Makanya jangan berbuka sebelum waktunya, ntar pahala puasanya ga dapet lho 

Ya allah.. Biarlah sakit ini untuk sementara waktu, karena jika memang ditakdirkan bersatu, maka kelak yang akan ditemui adalah kebahagiaan yang akan indah pada waktunya.

Aku punya ALLAH, dan Allah membuat aturan, Jadi, aku harus menuruti aturan ALLAH, bukan menuruti semua kehendak nafsu?

Karena pilihanku berbeda dengan pilihan mereka..

Jika mereka memilih untuk bertemu, maka aku memilih untuk bertemu dengan Allah dalam sujudku, dalam 1/3 malam heningku bertemu berdua dengan Allah.

Jika mereka memilih untuk merindui, maka aku memilih untuk rindu dengan membaca surat cinta dari Allah yg bernama Al-Qur'an..

Jika mereka memilih ingat pada seseorang yg akhirnya mengusik tidurku, maka aku memilih untuk ingat dan menyebut dia dalam istikharahku bersama Asma Allah..

Ya rabbi.. jika ku rindu padanya, hiburlah aku dengan beribadah kepadaMU, sibukkan aku dengan amalan yg bermanfaat, senantiasa memperbaiki diri.

Ya rabb.. rasa ini anugrah atau ujian ? untuk menguji keimananku, menguji kecintaanku padaMU, ku teringat sebuah janji allah Yang di Lauh Mahfudz telah terpatri jelas dan rapi...

Apakah benar dia orang yg kau pilihkan untuku ?
Akankah kami bertemu duhai Rabbi?
Pertemuan yang Kau ridhai, menuju kebahagiaan dan kehidupan kekal nan abadi, yg Jawabannya masih kunanti, tapi alhamdulillah sedikit demi sedikit jawaban dariMU sudah mulai kurasakan.. Allahu Akbar...

Kadang ku berpikir, dan berteriak keras: "Lupakan dia!" lalu Tak lama berselang hati menjawab, "Jangan! Harapan itu ada, nyata, walaupun kemungkinannya nyaris tak dirasa..."

Apa yang harus kulakukan ya Allah, Rasa ini terus bermetamorfosa, entah ia masih bernama kagum, ataukah sudah cinta ?

Jika memang dia orangnya, dekatkan, permudah segala urusan kita berdua, tanpa ada kecewa, beban, juga mati rasa akan harapan...

Tapi jika bukan, jauhkan! Kumohon, jauhkan ia sejauh-jauhnya, 

Maka biarkan cintaku hanya berlabuh kepada cinta yang Allah pilihkan untukku, biarkan hati kami hanya untuk masing-masing jodoh yang telah kau gores di Lauh Mahfudz itu..

Tapi ya Rabb.. jika memang bukan dia, kenapa dia masih ada? rasa ini masih nyata, bahkan semakin besar? rasanya aku menemukan Asma-MU dihatinya, karena itu aku ingin menemuiMU, bersamanya...

Rabne bana di jodi... hihihi.. tau ga? kalau ga tau kasian deh lho 

Allahu Rabbi..
Jika memang ini takdirku, takdir kami, dekatkanlah kami dgn caraMU dan skenarioMU, ku serahkan urusan cintaku padaMU, biarkan Allah yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya..

Hati ini hanya ingin berlabuh pada cinta sejati, yaitu dalam kehalalan cinta yang nyata yang terbangun dalam sebuah kesucian pertemuan cinta, dalam sebuah akad yang direstui...

Ya allah.. ku tak mau jatuh cinta, lebih baik bangun cinta, hingga cinta itu kekal sampai ke surga berikan aku cinta yang Kau titipkan, bukan cinta yang pernah ku tanam, jika cinta yg ku punya saat ini adalah titipan dariMU, jadikan ini untuk motivasi dan semangat untuk meraih CintaMU, maka beri aku kekuatan untuk menjaga amanahMU ini, sampai nanti tiba waktu yg tepat, dimana kuncup itu menjadi mekar, berbunga dan berbuah di ladang kesabaran cinta yg sesungguhnya dalam ikatan suci pernikahan.

Sekali lagi,, titip.. titip satu cintaku ini ya Allah :)

SETIA FURQON KHOLID

Kamis, 02 Januari 2014

lemahnya diriku.:'(



astaqfirullah...betapa lemahnya iman saya,ketika kemungkaran ada pada orang sekitar saya dan mungkin termasuk saya,disaat saya tidak bisa mencegah/menasehati kawanku.."Tolong..hentikan kawan...engkau sudah di budakkan oleh hawa Nafsu,engkau sudah masuk ke pergaulan bebas"teriakan keras dalam hatiku...Namun..saya selalu terlintas bahwa saya juga punya kesalahan,Oleh karena itu saya hanya bisa melihat,terdiam di sudut kamar dan juga tak terasa air mata ini pun keluar dengan sendirinya….malam ini,saya tak sanggup melihat hal itu lagi,padahal sudah sering saya nasehati,Namun tak pernah di dengar,sekarang saya hanya bisa melukai hati saya sendiri…kita disini jauh dari Orang tua,mereka selalu mengharapkan kita untuk menjadi orang yang berguna,bahagia di dunia dan di akhirat,,,,,saya mengerti dan paham bahwa engkau sudah dewasa sudah tidak bisa di atur,tapi saya disini bukan mengatur engkau kawanku,saya hanya karena sayang sama engkau supaya tidak jatuh ke jurang kemaksiatan dari pergaulan bebas,engkau tau,,,disaat engkau meninggalkan segala bentuk perintahNya,,saat itulah engkau tidak mengenal diri sendiri lagi kawan,disaat engkau keluar di sekitaran rumah tanpa jilbab,disaat itulah engkau membuat diri sendiri tidak sempurna lagi…kawan...begitu malunya saya disaat orang sekitar menanyakan engkau  benar orang Aceh,kawanku,namun bukan hal itu yang prioritasnya,namun bagaimana kabar Iman dalam Hatimu.??bukan berarti saya sudah sempurna iman…saya tidak bermaksud begitu,hanya saja saya juga orang yang lagi menuntut ilmu dan juga punya kesalahan,dan semoga ALLAH tidak membolak-balikkan hati saya kearah yang tidak benar.
Kawan….,saya berharap suatu saat nanti engkau akan berubah,,,,jadi kawan yang sholehah…..doaku selalu menyertaimu kawan…