Pintu hati mencoba di tutup
Karena ku yakin hanya kamu
Kamu beda,
Itu nyala api mu
Sekian pohon yang ku lihat
Hanya kamu yang paling kokoh
Aku heran,
Meski ku pernah ada api kecil untuk yang lain
Namun ku tak bisa
Karena kau selalu jadi pertimbanganku
Dalam desah angina ku menyapa
Dalam gersangnya hatiku mendengar
Memang kau pantas di tunggu dan di harap
Tetap bertahan untukmu
Meski kau tak pernah tau
Aku selalu mendoakanmu
Jagalah hatimu selalu…
Semoga Allah menyatukan hati kita
Meski jarak waktu memisahkan jasad kita
Padang – aceh, 08 November 2013
By cut nurmuthaharah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar