Jumat, 22 Maret 2013

KALUNG CINTA





Dulu.
Aku selalu menunggu
Kedatangan dalam hidupku
Maka hadirlah

Ternyata.
Kau memberiku warna putih
Aku tersimpuh
Namun di akhir hari kau beri ku warna gelap
Yang buatku jatuh ke lobang kehilangan

Ah.apa karena pertengkaran kecil itu
Hanya itu
Kita berpisah..
Kini hanya membekas di jiwa

Tak pernahkah kau melihat ku
Di samudra biru itu
Aku selalu di sampingmu
Marahku tanda sayang padamu

Apa kau puas dengan hal itu?
Tidak….
Itu bukan hatimu
Bukan…

Aku yakin
Itu ada tranfusi darah lain
Di bathinmu

Kini masa itu  hanya jadi kenangan
Hanya tinggal di kalung cinta

Padang –aceh 09-03-2013
By dinda anira

RAMUAN CINTA





ilalang bercerita
Aku terpana dengan itu
Mataku menari dengan ilalang
Menikmati alurnya

Tiba-tiba
Ada yang menyentuh ilalangku
Hingga ia pun menjauh dariku

Kenapa?
Kataku
Ilalang tetap menari dengannya
Tanpa melirikku

Lalu..
Ilalang berkata
Maaf Aku bukan lagi yang dulu
Ramuan cinta itu t‘lah hilang

Seketika
Cahaya hati padam
Karena Cuma ramuan cinta
Di ilalang aku berharap

Oh.kemanakah ramuan itu
Aku mau itu
Aku tak butuh yang lain

Ilalang..aku tak percaya
Kau bohong
Ramuan itu masih ada
Di hatimu

Pikiranku buntu karena mu
Taukah duhai ilalang
Betapa lamanya ku menanti itu
Tapi kau bilang sudah hilang
Betapa hancurnya aku
Tak bisa di percaya
Aku benci ilalang
Benci

Sekarang
Aku sudah jauh karena takdirku
Hanya bisa pandangmu dari belakang

Ilalang ketawa dengannya
Tanpa ingatku sedikitpun
Sedangkan aku menyendiri sepi
Dan hati tergores karena tindakanmu

Padang-aceh, 06-03-2013
By dinda anira

MENUSUK JIWA




Katanya bak karang di lautan
Diamnya menusuk jiwa
Aku tau
Itu coklat kehidupan

Teringat….
Aku terpaku di tengah jalan
Hilang semua cahaya
Di depan mata

Tika itu kau raih tanganku
Dan saat itu wajahmu bersinar
Ternyata hatimu seindah
Mutiara di lautan

Padang-aceh,05 -03-2013
By dinda anira

KERISAUAN JIWAKU




Jangan paksakan untuk melupakan
Biarkan ia mengalir di alurnya
Biarkan

Jangan pernah melawan
Rumputan itu akan jadi saksi
Kegelisahanku hari ini
Tanpa kehadiranmu di sisi

Begitu sejuk merasuk ke tubuhku
Namun betapa gersangnya dalam hatiku
Tak ada tindakan untuk hal ini
Hanya liriknya ingatku padamu

Apa lagi yang ku cemaskan
Ah,aku pun marah pada pikiranku
Yang tak henti dalam memikirkanmu

Pikiran yang bercampur aduk
Mungkin hanya ada satu kata
Tak menerima hal itu terjadi
Aku t’lah melanggar Kuasa Tuhan

Maka hilangkanlah rasa
bila itu tak mungkinkannya bersamamu kelak
anggaplah dia tak pernah ada dalam kisahmu
bukan melupakan namun tak ada lagi ingatan.

Padang-aceh. 04-03-2013
By dinda anira

HARAPAN PUDAR




Lekas sudah harapan ini
 takkan tersakiti lagi
tak seluka di masa yang silam

inilah
aku  mengenalnya
meski tak ku lirik berbagai segi
tapi hati ini resah,bergetar ku melihatnya
               
sering terdengar namanya di sudut dinding itu
berbagai warna penuh harapan kata
namun sosok itu juga menyimpan rasa
katanya,senyumnya,mengungah jiwa

tak kusadarkah
ternyata dia sama halnya dengan yang lain
meski tak langsung menyentuhjiwa
jua mengobarkan rasanya ke lain hati
               
itulah hati manusia
tak tentu arahnya kemana
padahal itulah
buat jiwa jadi beku

harapanku t’lah pudar
ingatku tak kental yang dulu
batinku telah terkupas
maka ku kan tinggalkan hal yang buatku meranggut kelu

jangan melabukan rasa itu pada yang sesaat
tapi simpanlah kepada sosok yang kan hidup denganmu kelak
Rawatlah cintanya hingga ke pintu syurga.

Padang-aceh. 04-03-2013
By dinda anira