Lekas sudah harapan ini
takkan tersakiti lagi
tak seluka di masa yang silam
inilah
aku mengenalnya
meski tak ku lirik berbagai segi
tapi hati ini resah,bergetar ku
melihatnya
sering terdengar namanya di sudut
dinding itu
berbagai warna penuh harapan kata
namun sosok itu juga menyimpan rasa
katanya,senyumnya,mengungah jiwa
tak kusadarkah
ternyata dia sama halnya dengan yang
lain
meski tak langsung menyentuhjiwa
jua mengobarkan rasanya ke lain hati
itulah hati manusia
tak tentu arahnya kemana
padahal itulah
buat jiwa jadi beku
harapanku t’lah pudar
ingatku tak kental yang dulu
batinku telah terkupas
maka ku kan tinggalkan hal yang
buatku meranggut kelu
jangan melabukan rasa itu pada yang
sesaat
tapi simpanlah kepada sosok yang kan
hidup denganmu kelak
Rawatlah cintanya hingga ke pintu
syurga.
Padang-aceh. 04-03-2013
By dinda anira
Tidak ada komentar:
Posting Komentar