Jumat, 22 Maret 2013

TERBAYANG WAJAHMU



Ingin kau rasakan
Manisnya cintaku padamu
Harap kau mendengarkan
Suara hati yang bernada syahdu

Apa yang kau rasakan
Akanku jua hal itu
Karena ku yakin hatiku
Hanya untukmu

Ku lirik wajahmu diseberang sana
Tekadku terbang menemui dirimu
Namun ku tak punya sayap
Hanya bisa harap kau melihat ku dengan balas senyuman

Ku bendungi lagi
Ingin segera memilikimu
Untuk selamanya

Aneh cinta ini
Sekali jumpa langsung ada rasa
Mana ku tau
Ternyata saat itu kau juga ada
Menyimpannya di sudut hatimu

Padang aceh, 22-03-2013
By dinda anira

DARAH PEJUANG



Semangatnya menebarkan ilmu
Meski penghuni remeh tak ada rasa
Engkau aliran darah pahlawan
Tak patah rasa kejiwaan

Terima kasih
Ucap hatiku
Berair mata hati ini
Namun itu berkelut bisu

Waktu menunggumu datang
Bersorak-sorak detiknya menantimu
Tak ada yang paksa jiwamu

Taman ilmu itulah tempatmu
Pena menari-nari di daun buku
Ayunannya begitu lembut
Dan menyejukkan kalbu

Orang terpana bahagia
Sesal dulu yang tak di hiraukan
Hinanya di pandangan
Namun buah mata di mejamu

Padang- aceh. 22-03-2013
By dinda anira

CINTA MERAH



Awan putih,harapku pada hati
Cinta yang tulus datang dari jauh
Ku nanti itu sampai mati

Cinta merah buat ku buta
Daunnya hitam yang menodai bunga
Apa itu kodratnya
Kodrat Tuhan Yang Kuasa

Rasanya buatku gundah
Gelisah hati merana jiwa
Batinku tersiksa
Itu jadi sisa terluka

Namun itu salah pandang
Ataskah atau bawah
Tak ada yang di tengah
Itulah yang terusik di jiwaku

Orang berkata,hidup ini penuh warna
Warna cintapun bermerak di hatiku
Namun problema melanda bathinku
Ikuti pikiran buka wacana

Warna cinta merah
Organku pun memanas
Tertipu dengan hatinya
Yang berdusta
Padang – aceh.22-03-2013
By dinda anira

Hilang Mutiara syurga

Ku pandang wajahmu
Airmata pun mengalir
mengikuti langkah jejakmu.

Tak sanggup membendung air mata
Betapa pahitnya terima semua ini
Engkau mutiara surga
Dan penerang untuk semua

Uhibbuki fillah.
Terbesik di hatiku
Tak sanggup beban ini
Ku pikul

Detik itu
Darah berhenti mengalir
Jantung tak lagi berdetak
Sakit batinku
Dengar kabar duka ini

Lagi.lagi
Allah mengambilnya dari dunia
Sungguh!
Itu petanda buruk untuk dunia

Sadarlah!
Takkan kembali mereka pergi
Dunia penuh Kehampaan dan penipuan
Jiwa kan ternodai bila tak di bersihkan

Kepada siapa lagi berharap
Bila bukan pada diri ini
Tak sanggup mereka selalu mengingatkan kita
Jika terjadi hal yang sama

Dengan mereka aku bahagia
Untuk mereka aku berduka
Hilanglah mutiara surga
Namun takkan hilang di dalam jiwa

By: dinda anira
Padang-aceh , 22-03-2013

WAKTU



waktu  itu jahat
dia tak setia,aku benci
ia tak pernah berhenti
meskipun aku meranggut kesedihan

aku heran
ia selalu berputar dengan indah
tanpa melirikku sedikitpun

namun ku tak bisa terima ini
aku kan bergegas
karena ku tau
ia sudah hakikatnya

aku takkan membuangmu di tepi arah
meski ku benci
aku kan manfaatkanmu dalam hidupku
tanpa kata namun tindakan

karena ia keras
maka ku jua lebih keras mempengaruhimu
hingga itu tiba
di akhir perjalananku aku bahagia

padang-aceh.10-03-2013