Semangatnya menebarkan ilmu
Meski penghuni remeh tak ada rasa
Engkau aliran darah pahlawan
Tak patah rasa kejiwaan
Terima kasih
Ucap hatiku
Berair mata hati ini
Namun itu berkelut bisu
Waktu menunggumu datang
Bersorak-sorak detiknya menantimu
Tak ada yang paksa jiwamu
Taman ilmu itulah tempatmu
Pena menari-nari di daun buku
Ayunannya begitu lembut
Dan menyejukkan kalbu
Orang terpana bahagia
Sesal dulu yang tak di hiraukan
Hinanya di pandangan
Namun buah mata di mejamu
Padang- aceh. 22-03-2013
By dinda anira
Tidak ada komentar:
Posting Komentar